April 20, 2013

Desain dan Struktur Organisasi



1.      Dimensi Struktur Organisasi
Ada 2 Struktur Organisasi, yaitu:
1.      Formal
2.      Informal
Struktur organisasi ini yang dijadikan panduan melakukan hal-hal untuk pencapaian tujuan.

2.      Departementalisasi
Departementalisasi merupakan proses penentuan bagian-bagian dalam organisasi yang akan bertanggungjawab dalam melakukan bermacam jenis pekerjaan yang telah dikategorikan berdasarkan faktor-faktor tertentu. Dalam mendesain organisasi, khusunya dalam proses departementalisasi ada beberapa pendekatan yang bisa digunakan oleh organisasi, yaitu:
1.      Pendekatan Fungsional
Proses departementalisasi dilakukan berdasarkan fungsi-fungsi tertentu yang mesti dijalankan dalam sebuah organisasi.
2.      Pendekatan Produk
Penentuan bagian-bagian dalam organisasi ditentukan berdasarkan jenis produk yang dibuat oleh organisasi.
3.      Pendekatan Pelanggan
Penentuan bagian-bagian dalam organisasi ditentukan berdasarkan karateristik pelanggan.
4.      Pendekatan Geografis
Penetuan bagian-bagian dalam organisasi ditentukan berdasarkan wilayah geografis di mana organisasi beroperasi.
5.      Pendekatan Matriks
Pendekatan ini pada dasarnya merupakan proses departementalisasi yang menggabungkan antara pendekatan fungsional  dengan  pendekatan lain, misalnya berdasarkan proyek tertentu, produk tertentu, ataupun berdasarkan pendekatan lainnya.


3.      Model-Model Desain Organisasi
1.      Pembagian Kerja (Division of Work)
Pembagian kerja (Division of Work) yaitu upaya untuk menyederhanakan dari keseluruhan kegiatan dan pekerjaan yang mungkin saja bersifat kompleks menjadi lebih sederhana dan spesifik di mana setiap orang akan di tempatkan dan di tugaskan untuk setiap kegiatan yang sederhana dan spesifik.
2.      Pengelompokkan Pekerjaan (Departemenlization)
Dalam bisnis restoran, pembagian kerja dapat berupa pembagian kerja untuk bagian dapur, pelayanan pelanggan di meja makan, kasir , dan lain sebagainya. Kadangkala pembagian kerja ini juga di namakan dengan pembagian tenaga kerja (division of labor), akan tetapi saat ini penggunaan pembagian tenaga kerja lebih banyak di gunakan karena pada dasarnya yang dibagi-bagi adalah pekerjaannya bukan orang-orangnya.
3.      Penentuan Relasi Antar Bagian Dalam Organisasi (Hierarchy)
Dalam penentuan hierarki organisasi melalui penentuan span of management control dan chain of command, manajer perlu mempertimbangkan apakah akan menggunakan jenis hierarki yang bersifat horizontal atau vertical. Hierarki horizontal adalah bentuk struktur organisasi yang bagian-bagian organisasinya banyak kesamping dan meminimalkan jumlah departemen. Hierarki vertical adalah meminimalkan bagian-bagian organisasi kesamping horizontal dan memperbanyak departemen secara vertikal.
4.      Koordinasi (Coordination)
Koordinasi adalah proses dalam mengintegrasikan seluruh aktivitas dari berbagai departemen atau bagian dalam organisasi agar tujuan organisasi bisa tercapai secara efektif.

4.      Implikasi Manajerial desain dan struktur organisasi
Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desan dan struktur organisasi


Referensi:
http://nonasakurahanami.blogspot.com/2012/11/desain-dan-struktur-organisasi_6.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar