Maret 13, 2014

Deduktif


Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

Silogisme kategorial terjadi dari tiga proposisi, yaitu:
Premis umum : Premis Mayor (My)
Premis khusus :Premis Minor (Mn)
Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)

Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor dan predikat simpulan disebut term minor.

Contoh Silogisme Kategorial:
My  : Semua mahasiswa adalah lulusan SMA
Mn  : Bustomi adalah mahasiswa
K     : Bustomi lulusan MA

Silogisme Hipotesis

Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Konditional hipotesis yaitu, bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

Contoh Silogisme Hipotesis:
My : Jika tidak ada udara, makhluk hidup akan mati.
Mn : Udara tidak ada.
K    : Jadi, Makhluk hidup akan mati.

Silogisme Alternatif

Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh Silogisme Alternatif:
My : Mirzal berada di Lenteng Agung atau Depok.
Mn : Mirzal berada di Lenteng Agung.
K    : Jadi, Mirzal tidak berada di Depok.

Sumber :
http://wikipedia.com
http://ekoriyadi384.blogspot.com/2013/03/silogisme-kategorial-hipotesis.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar