Januari 06, 2014

Kanker Serviks Pembunuh Wanita No 1 di Indonesia


Kanker serviks adalah penyakit pembunuh wanita nomor satu di Indonesia. Setiap hari di Indonesia terdapat 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks dan 20 wanita meninggal karena kanker serviks.


Tidak hanya di Indonesia, kanker serviks juga menjadi ancaman mematikan bagi wanita di seluruh dunia. Berdasarkan data, setiap tahun terdapat 493.242 wanita di seluruh dunia yang terdeteksi terkena kanker serviks dan sebanyak 273.505 wanita meninggal. Setiap hari di seluruh dunia sekitar 700 wanita harus meninggal karena kanker serviks.


Akan lebih mengerikan bila kita melihat dari segi durasi kematian wanita yang meninggal karena kanker serviks. Setiap 2 menit terdapat 1 wanita yang meninggal dunia karena kanker serviks di dunia. Sedangkan di Indonesia, setiap 1 jam terdapat 1 wanita yang meninggal karena kanker ganas ini.

Apa Itu Kanker Serviks?

Kanker serviks atau yang juga dikenal dengan nama kanker leher rahim adalah kanker yang menyerang organ bagian depan rahim atau peralihan antara rahim dan vagina. Penyebab kanker serviks adalah virus yang dikenal sebagai Human Papiloma Virus (HPV). Ini merupakan penyebab utama kanker serviks. Sekitar 99% penderita kanker serviks disebabkan karena serangan HPV. HPV memiliki ukuran yang kecil dengan diameter sekitar 55 nm. Meski kecil HPV sangat berbahaya karena ada yang mampu bertahan meski coba dilumpuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Virus yang mampu bertahan inilah yang kemudian menetap dan menyebabkan terjadinya kanker serviks. Infeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks ini bisa terjadi karena kontak kelamin melalui hubungan seks. Di samping itu, timbulnya HPV  juga sangat rentan pada wanita yang merokok, suka berganti-ganti pasangan seks dan menikah di usia muda.

Gejala-Gejala Kanker Serviks

Pada stadium awal kanker serviks tidak ada gejala yang jelas apakah seorang wanita telah terserang kanker serviks. Namun dalam perkembangan berikutnya gejala kanker serviks mulai dirasakan di antaranya seperti sulit untuk buang air kecil, sering mengalami nyeri di panggul, keputihan bercampur darah, serta terjadi perdarahan di organ vital perempuan.
Jika Anda sebagai seorang wanita mengalami gejala-gejala kanker serviks tersebut, cepat periksakan diri agar pengobatan kanker serviks secara dini dapat dilakukan. Untuk mencegah kanker serviks cara terbaik adalah dengan menjaga perilaku seks secara sehat serta aktif memeriksakan diri. Di samping itu melakukan vaksinasi anti-kanker serviks juga wajib dilakukan oleh wanita.

Sebaliknya, bagi yang sudah terlanjur terserang kanker serviks, cepatlah berobat. Penanganan medis biasanya akan dilakukan berdasarkan tingkat stadium kanker serviks yang diderita. Penanganan medis yang dilakukan bisa seperti operasi pembedahan dengan mengangkat rahim, melakukan kemoterapi dan radioterapi. Sementara, untuk pengobatan alternatif kanker serviks dilakukan dengan mengonsumsi obat herbal anti kanker serviks yang punya daya untuk memberantas kanker serviks dan menangkal agar kanker serviks tidak terjadi lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar